Memperkenalkan TV Komunitas pada Warga Desa.

| Jumat, 03 Mei 2013 - 00:10:38 WIB | dibaca: 2722 pembaca

Memperkenalkan TV Komunitas pada Warga Desa

Seiring berjalannya waktu , teknologi informasi semakin memperlihatkan perkembangan yang signifikan. Dimana yang dahulu informasi hanya disajikan pada media cetak, sekarang masyarakat dapat menikmatinya dengan media elektronik yang disajikan secara audio visual pada televisi. Akan tetapi, keberadaan media pemberi informasi ini tanpa dipungkiri juga memiliki dampak yang negative bagi penggunanya. Masyarakat diajak untuk berjibaku dengan tayangan informasi-informasi yang kurang mendidik. Dikarenakan mayoritas dari stasiun TV hanya menyajikan tayangan drama picisan yang sama sekali tidak membubuhi unsur edukatif didalamnya. Media hanya dijadikan sebagai alat dongkrak rating bagi oknum-oknum yang kurang bertanggungjawab. Pada faktor lain, pemilik stasiun TV sebagian besar hanya dimiliki serta dimonopoli oleh segelintir orang berkantong lebih yang menggunakannya sebagai media penyalur kepentingan mereka sendiri. Hal ini memiliki dampak yang sangat buruk bagi masyarakat. Dimana hak-hak mereka untuk mendapatkan informasi yang layak dan sehat dikorupsi semena-mena. Sehingga secara tidak langsung masyarakat dituntun untuk tidak peka lagi serta tidak kritis dengan adanya tayangan-tayangan yang kurang mendidik tersebut.

Atas dasar kegelisahan itulah Yayasan Rumah Belajar Kreatif Kaki Gunung Merapi (YRBK KAGEM) berinisiatif untuk memperkenalkan masyarakat pada TV komunitas yang diberi nama TV KAGEM. Hal ini tentunya memiliki tujuan yang sangat mulia bagi masyarakat sekitar. Karena masyarakat dibimbing untuk dapat menciptakan tayangannya sendiri tentang kegiatan-kegiatan mereka sehari-hari yang memperlihatkan potensi-potensi pada masyarakat sekitar. Melalui program TV Kagem ini, diharapkan masyarakat dapat merepresentasikan dirinya sendiri untuk menguatkan identitas dan pemeliharaan lokalitas potensi yang terdapat pada desa mereka. Sehingga secara tidak langsung, TV Kagem juga dapat berfungsi sebagai alat pemecah konsentrasi terhadap media mainstream yang timpang.

Sejalan dari hasrat YRBK KAGEM tersebut, TV Kagem berupaya membangkitkan gairah masyarakat kembali dengan menggelar sosialisasi kepada masyarakat ihwal TV Komunitas melalui acara nonton bareng. Acara yang dihelat pada Sabtu 23 Februari jam 20.45 dikediaman Bapak Dukuh Jetisbaran ini, disambut sangat antusias oleh masyarakat sekitar. Pada kesempatan kali ini,tayangan yang diputar adalah beberapa tayangan tentang kegiatan warga yang dibesut oleh kru TV Kagem antara lain Jampersal dan Dasawisma. Selain itu acara tersebut juga menayangkan tayangan tentang company profile dari YRBK KAGEM, sekilas tentang kegiatan bimbingan belajar yang terdapat pada YRBK KAGEM, serta film ”Tanah Surga Katanya” besutan dari Deddy Mizwar. Acara yang dihadiri oleh segenap elemen-elemen masyarakat dan perangkat desa Jetisbaran memiliki harapan agar masyarakat terlecut untuk menciptakan tayangan mereka sendiri dan memiliki kemauan untuk mempelajari teknologi baru tentang pembuatan video yang masih awam bagi mereka.
( Redaksi : Garil Ega Rachmantyo )










Komentar Via Website :


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)