FIRST GATHERING CAPUNG (Calon Punggawa Kagem)

| Jumat, 13 September 2019 - 09:32:43 WIB | dibaca: 233 pembaca

FIRST GETHERING CAPUNG 

            

Haiii Haiii! Bagaimana kabarnya sahabat Kagem? Semoga selalu baik dan happy ya!. Kali ini, obrolan kita tentang tentang first gathering para capung nih! Yuk, langsung ajaaa.

Jadi, first gathering bersama Calon Punggawa (capung) dilaksanakan pada hari Minggu, 8 September 2019. Setelah sebelumnya melakukan serangkaian seleksi, akhirnya, telah terpilih sejumlah 30 Calon Punggawa (Capung).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Para Capung saling memperkenalkan diri, tetapi menggunakan perumpamaan nama binatang yang dapat mencerminkan karakter dirinya. Ada yang heyna, kucing, tikus, kura-kura, bunglon, semut, hiu, bahkan burung kuaku dalam film Nemo! 

Setelah itu, kami dibagi menjadi beberapa kelompok yang kurang lebih satu kelompok terdiri dari 4-5 orang. Nah jadi sesi kali ini, kami harus merangkai sebuah cerita ditambah peragaan, dengan tokoh didalamnya yakni menggunakan nama-nama hewan yang sebelumnya mereka sebut dalam perkenalan. 

Setelah perkenalan selesai, dilanjutkan dengan permainan suit ular naga. Cara bermainnya, pertama, para capung dan punggawa berjalan menyebar, kemudian ketika aba-aba dimulai, para peserta harus menemukan satu orang untuk adu suit dengannya. Dan yang kalah akan menjadi sekutu, dengan berbaris di belakang pemenang sambil meneriakan namanya. Setelah itu mencari lawan suit lagi, dan seterusnya hingga akhirnya hanya tersisa dua kubu. Dan suit yang terakhir ini dilakukan 5x suit untuk menentukan pemenangnya. Pokoknya, seru deh! :D

Permainan pun selesai. Setelah suit ular naga, saatnya sharing dengan kakak-kakak Punggawa. Minggu lalu, Kak Dion dan Kak Puja memberikan nasehat, inspirasi, tips dalam menghadapi adik-adik, hingga menjelaskan tentang sejarah berdirinya Kagem. Dan ada wejangan yang dapat dijadikan pedoman bagi para Capung salah satunya “Baik dalam hidup ataupun dalam komunitas, kita harus commitment dan persistent.” begitulah nasihat yang dilontarkan oleh Kak Puja, sekiranya dua hal itu harus ada didalam diri kita untuk dapat bertanggung jawab atas segala pilihan kita. 

Setelah Kak Dion dan Kak Puja selesai menjelaskan, dilanjutkan dengan pembagian divisi Kagem. 3 divisi tersebut yaitu divisi Literasi dan Pendidikan, divisi Lingkungan dan Fundraising, serta divisi Humas dan Media.

Divisi Literasi dan Pendidikan disampaikan oleh kak Diyah, Kak Diyah menjelaskan Divisi Pendidikan dan Literasi adalah divisi yang bertanggungjawab membuat konsep pembelajaran untuk anak-anak di Kagem dengan bantuan dari para relawan, atau kami menyebutnya sebagai "kakak punggawa". Divisi Pendidikan dan Literasi mengadakan beberapa program, diantaranya: Bimbel Inspirasi, Kelas Literasi dan Bahasa, Kelas Bahasa Inggris, dan Wisata Edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan antusias dalam belajar karena mereka dapat belajar dan bermain pada saat yang sama.

Selanjutnya divisi Lingkungan dan Fundraising, penjelasan divisi ini oleh kak Kemal. Dimulai dari Lingkungan, Kagem Jogja mendorong anak-anak dan para punggawa untuk peduli terhadap lingkungan mereka. Mulai dari tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi plastik minuman dengan gagasan penggunaan tumblr, pembuatan aquaponik, dan agenda bersih-bersih Kagem. Kemudian Fundraising atau penggalangan dana, memiliki tujuan utama yaitu menjadi independen untuk keperluan operasi internalnya. Serta menjadi kesempatan punggawa untuk belajar tentang kewirausahaan.  

Terakhir adalah divisi Humas dan Media, yang disampaikan oleh Kak Umi. Kak Umi menyampaikan, Humas bertanggung jawab untuk menjaga hubungan dengan para pihak eksternal dan mengelola setiap kegiatan kolaborasi, Kagem sangat terbuka dan saat ini Kagem telah menerima banyak kerjasama diantaranya: penelitian mahasiswa, sharing antar komunitas, jurnalistik (Televisi nasional : Net. Tv, dll), radio, dan masih banyak lagi. Media, divisi ini bertanggung jawab sebagai image branding Kagem, melalui pengelolaan media sosial yang dimiliki, yakni: Instagram, Youtube, dan Website.

Selain ketiga divisi dan tugas pokok diatas, para Punggawa juga menjelaskan tentang kegiatan rutin yang telah dilaksanakan Kagem. Seperti: pesantren kilat, bazar ramadhan, wisata edukasi, makrab, dan masih banyak lagi.

Setelah mengetahui tugas dan kegiatan rutin yang dilaksanakan kagem, selanjutnya para capung dipersilahkan untuk bertanya dan berdiskusi. Akhirnya, kegiatan first gathering selesai kurang lebih pukul 12.30 WIB. Capung dan Punggawa mengakhiri dengan foto bersama. 

Nah, itulah keseruan first gathering para Capung. Semoga menjadi kenangan yang manis yaaa….

Kagem Jogja, More than sharing and inspiring.

 

- Zahrotun Qurrata A'yuni -










Komentar Via Website :


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)