BEM FKIP UMK Kunjungi YRBK KAGEM

| Jumat, 03 Mei 2013 - 00:03:19 WIB | dibaca: 2947 pembaca

BEM FKIP UMK Kunjungi YRBK KAGEM

Keceriaan tampak di wajah anak-anak peserta bimbel Yayasan Rumah Belajar Kreatif Kaki Gunung Merapi (YRBK Kagem), Minggu (9/12) pagi itu. Seperti biasa setiap Minggu pagi, puluhan anak-anak usia SD di lingkungan desa Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman berbondong-bondong datang ke gazebo YRBK Kagem untuk mendapatkan bimbel. Namun, sedikit berbeda dari biasanya, hari itu mereka didampingi oleh belasan pengajar tamu dari Universitas Muria Kudus (UMK).

Hari itu para pengajar tamu membagi siswa menjadi beberapa kelompok menurut jenjang kelasnya masing-masing. Setiap kelompok diampu oleh dua sampai tiga pengajar dan membahas mata pelajaran tertentu tergantung pada keinginan siswa. Metode pembelajaran yang digunakan sangat interaktif dengan menggunakan konsep ‘bermain sambil belajar’. Anak-anak diajarkan memahami konsep lewat bernyayi, menari maupun bermain game.

Para pengajar tamu yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) UMK tersebut tengah melakukan kunjungan studi banding ke YRBK Kagem. Mereka ingin mengetahui sistem pembelajaran yang digunakan oleh Kagem dalam mengampu para siswa bimbelnya selama ini. Para mahasiswa yang mayoritas duduk di semester lima ini mengaku salut dengan progresivitas YRBK Kagem.

Pasca memberi bimbel, diskusi pun digelar antara para mahasiswa UMK dan relawan YRBK Kagem. Beberapa video kegiatan pendidikan YRBK Kagem ditayangkan. “Meski baru berumur satu tahun, namun YRBK Kagem mampu menyelenggarakan bimbel dengan luar biasa,” ungkap ketua BEM FKIP UMK mengawali acara diskusi. Beberapa pertanyaan dilontarkan kepada YRBK Kagem.

Susi Farid, selaku ketua yayasan menuturkan, YRBK Kagem adalah sebuah yayasan dengan spirit berbagi kepada masyarakat yang didirikan secara swadaya pada Oktober 2011. Bermula dari taman bacaan ‘Lentera’ yang didirikan untuk anak-anak, YRBK Kagem pun berkembang menjadi penyelenggara bimbel gratis. Antusiasme masyarakat yang tinggi membuat peserta bimbel terus bertambah.

“YRBK Kagem pun berupaya terus mengembangkan diri,” tutur perempuan yang akrab disapa Ayik ini. Rekruitmen relawan pun dilakukan secara kekeluargaan. Kini telah tercatat ada 30 relawan YRBK Kagem yang seluruhnya adalah mahasiswa dari berbagai universitas dan disiplin ilmu yang berbeda. Beberapa dari Universitas tersebut adalah dari UII, UNY, UGM, UIN, Amikom, dll.

 

*Khalimatu Nisa, Divisi Media YRBK KAGEM










Komentar Via Website :


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)